- Sejarah Desa
Desa Gambah Dalam Barat merupakan salah satu Desa definitif (memiliki SK Gubernur yang disetujui oleh Mendagri), dari 14 (empat belas) Desa dan 4 Kelurahan yang ada di Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dengan status hukumnya adalah Desa yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri untuk kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem Pemerintahan Nasional yang berada dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang pada saat ini dipimpin oleh seorang Kepala Desa bernama Suriansyah, A.Ma.Pd.
Pada tahun 1997 banyak terjadi penggabungan/penciutan Desa, sejalan dengan kebijakan pemerintah Daerah pada waktu tersebut. Walaupun secara sejarah tentu banyak mengalami hambatan dikarenakan harus ada salah satu atau lebih beberapa Desa menjadi hilang atau paling tidak menjadi sebutan anak kampung (RT/RW) dalam wilayah Desa yang sudah digabungkan menjadi satu. Sementara Desa Gambah Dalam Barat sendiri lepas dari kebijakan tersebut dikarenakan tidak memenuhi syarat sebagaimana kebijakan yang ditetapkan pada tahun 1997.
Para pejabat atau Kepala Desa yang pernah pejabat dan menjadi Kepala Desa Gambah Dalam Barat adalah sebagai berikut:
| Nama | Masa Jabatan | Keterangan |
| SUBLI | 1985-1990 | Pemilihan |
| BULKISRAN | 1990-1995 | Pemilihan |
| SYURIADI | 1995-2000 | Pemilihan |
| SYURIADI | 2000-2005 | Pemilihan |
| IMRAN | 2005-2009 | Pemilihan |
| FAHRUL RAZI | 2009-2015 | Pemilihan |
| FATHUL MUSHALLI, SSTP | 2015-2016 | Penjabat |
| FAHRUL RAZI | 2016-2022 | Pemilihan |
| MIRAJJUDIN, S.Sos | 2022-2022 | Penjabat |
| SURIANSYAH, A.Ma.Pd | 2022- sampai sekarang | Pemilihan |
2. Topografi (Bentang Lahan
| Topografis (Bentang Lahan) | Luas (Ha) |
| Daratan | 430 |
| Perbukitan | – |
| Rawa | – |
- Orbitasi
| Uraian | Keterangan |
| Jarak ke Ibukota Kecamatan | 4,5 Km |
| Jarak ke Ibukota Kabupaten | 4 Km |
| Jarak ke Pusat Perbelanjaan | 1,5 Km |
| Waktu Tempuh ke Ibukota Kecamatan | 15 Menit |
| Waktu Tempuh ke Ibukota Kabupaten | 15 Menit |
| Waktu Tempuh ke Pusat Perbelanjaan | enit |
- Luas Wilayah Desa Menurut Penggunaan Lahan
| Uraian | Luas (Ha) |
| Lahan Sawah | 243 |
| Berpengairan | – |
| Tadah Hujan | 243 |
| Lebak | – |
| Tidak diusahakan | – |
| Lahan Bukan Sawah | 156 |
| Ladang | – |
| Perkebunan | 101 |
| Perumahan dan Pemukiman | 33 |
| Perkantoran | 1 |
| Hutan Rakyat | 48 |
| Hutan Negara | – |
| Lainnya | 4 |
| Luas Desa | 430 |
- Keadaan Desa
Untuk mengetahui Keadaan Desa Gambah Dalam Barat dapat dilihat pada data berikut ini:
- Kependudukan
Kependudukan Desa Gambah Dalam Barat berdasarkan data sebagai berikut:
- Jumlah Penduduk : 1.412 Jiwa
- Jumlah Laki-laki : 716 Jiwa
- Jumlah Perempuan : 696 Jiwa
- Jumlah Kepala Keluarga : 521 KK
- Jumlah Kepala Keluarga Laki-laki : 383 KK
- Jumlah Kepala Keluarga Perempuan : 138 KK
- Kesejahteraan Keluarga
Tingkat angka kemiskinan Desa Gambah Dalam Barat dapat dinyatakan sudah menurun, sehingga menjadikan masyarakat Desa Gambah Dalam Barat harus bisa mencari peluang yang bisa menunjang peningkatan taraf ekonomi bagi masyarakat, berdasarkan data sebagai berikut:
- Jumlah KK Prasejahtera : 232 KK
- Jumlah KK Sejahtera I : 91 KK
- Jumlah KK Sejahtera II : 92 KK
- Jumlah KK Sejahtera III : 90 KK
- Jumlah KK Sejahtera III Plus : 3 KK
- Tingkat Pendidikan
Kesadaran kita sangat pentingnya pendidikan 9 tahun baru terjadi beberapa tahun ini sehingga kelulusan SD dan SLTP meningkat. Untuk masyarakat Desa Gambah Dalam Barat yang telah menempuh pendidikan diploma maupun sarjana berjumlah 8,41%, yang telah menempuh pendidikan sampai dengan jenjang SMA berjumlah 5,23%, berdasarkan data sebagai berikut:
- Tidak Tamat SD : 5 Orang
- Tidak/Belum Sekolah : 40 Orang
- SD : 245 Orang
- SLTP : 275 Orang
- SLTA : 406 Orang
- Diploma I/II : 108 Orang
- Akademi/Diploma III/S. Muda : 60 Orang
- Diploma IV/Strata I : 102 Orang
- Strata II : 6 Orang
- Agama
Sebagian besar masyarakat Desa Gambah Dalam Barat adalah Muslim (Islam).
- Prasarana dan Sarana Desa
Pembangunan masyarakat Desa diharapkan bersumber pada diri sendiri (kemandirian) dan perkembangan pembangunan harus berdampak pada perubahan sosial, ekonomi dan budaya yang seimbang agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa menjadi lebih baik.
- Kesehatan
Fasilitas kesehatan yang ada di Desa Poskesdes, Posyandu dan Posbindu. Tenaga kesehatan yang terdapat di Desa Gambah Dalam Barat terdiri dari Bidan Desa, dan partisipasi dari ibu-ibu PKK dengan kegiatan- kegiatan sosial serta kesehatan, Kader Posyandu dan Kader Posbindu dan Kader Desa Siaga, sebagai berikut:
| Tenaga Kesehatan | Jumlah | Keterangan | |
| Medis | Bidan Desa | 1 | Orang |
| Partisipasi Masyarakat | Kader Posyandu | 16 | Orang |
| Kader Posbindu | 5 | Orang | |
| Kader Desa Siaga | 1 | Orang | |
- Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Sehingga pendidikan adalah sebuah investasi (modal) dimasa yang akan datang, untuk pembangunan Desa. Fasilitas Pendidikan/Formal dan Non Formal yang terdapat di Desa Gambah Dalam Barat sebagai berikut:
| Nama Sekolah | Jenjang | Status | Jumlah |
| PAUD | Pendidikan Anak Usia Dini | Swasta | 1 |
| TK | Taman Bermain | Swasta | 2 |
| SDN | SD | Negeri | 2 |
| MIN | MI/SD | Negeri | 0 |
| TPA | TPA/TKA | Swasta | 1 |
- Kesejahteraan Sosial
Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan kesejahteraan sosial meliputi dari proses globalisasi serta industri dari akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan, pasar global, dan pasar bebas asia. Dampak yang dirasakan diantaranya semakin banyaknya jumlah tenaga pengangguran, tingkat kemiskinan, serta kompleksnya permasalahan sosial lainnya. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Dinas Sosial melaksanakan progam dan membentuk Pusat Pelayanan Kesejahteraan Sosial untuk peningkatan Pelayanan Kesejahteraan Sosial disetiap Desa.
- Ketenagakerjaan
Dampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan, keterbatasan lapangan kerja dan pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat dirasakan dengan semakin banyaknya tingkat pengangguran di Desa. Keadaan ini makin dipersulit dengan melonjaknya harga BBM dan harga kebutuhan pokok.
Permasalahan yang sering muncul dimasyarakat berkaitan dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang kurang memadai dengan perkembangan penduduk sebagaimana tertuang dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam pembangunan Desa adalah melakukan usaha perluasan kesempatan kerja dengan melakukan penguatan usaha kecil pemberian kredit sebagai modal untuk pengembangan usaha khususnya di bidang perdagangan.
- Sosial Budaya
Kebudayaan tradisional merupakan modal dasar pembangunan yang melandasi pembangunan yang akan dilaksanakan, warisan budaya yang bernilai luhur merupakan aset untuk menarik pengusaha-pengusaha bermodal besar untuk menanamkan modal usaha di wilayah Desa dalam rangka pengembangan pariwisata budaya.
- Keagamaan
Fasilitas keagamaan yang terdapat di Desa Gambah Dalam Barat sebagai berikut:
| Jenis | Jumlah |
| Masjid | 1 |
| Langgar/Mushalla | 5 |
- Transportasi
Letak Desa Gambah Dalam Barat yang adanya jalan menuju ke Kabupaten sangat memudahkan masyarakat dalam bepergian. Wilayah yang strategis ini bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat baik yang berukuran sedang maupun ukuran kecil, ditambah lagi dengan lintas angkut dari Desa ke pusat perbelanjaan.
- Informasi dan Teknologi
Penggunaan jaringan komunikasi di Desa Gambah Dalam Barat khususnya sambungan telepon seluler sudah lama tersedia, bahkan rata-rata warga Gambah Dalam Barat sudah menggunakan handphone untuk mempermudah berkomunikasi dengan sesama warga.
- Infrastruktur
Sejak adanya program Dana Desa pada tahun 2015, Desa Gambah Dalam Barat bisa membangun Desa secara berkesinambungan, secara garis besar semua kebutuhan masyarakat yang bersifat infrastruktur bisa dikatakan terpenuhi, meskipun ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan itupun dikarenakan bukan menjadi kewengan Desa akan tetapi menjadi bagian kewenangan pemerintah Kabupaten.
Pengelolaan sarana dan prasana merupakan tahap keberlanjutan dimulai dengan proses penyiapan masyarakat agar mampu melanjutkan pengelolaan program pembangunan secara mandiri. Proses penyiapan ini membutuhkan keterlibatan masyarakat, agar masyarakat mampu menghasilkan keputusan pembangunan yang rasional dan adil serta semakin sadar akan hak dan kewajibannya dalam pembangunan, mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, dan mampu mengelola berbagai potensi sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.
Banyaknya kegiatan organisasi masyarakat di Desa Gambah Dalam Barat seperti Kepemudaan, Karang Taruna, Majelis Ta’alim dan Dzikir, Jamiyah Al-Habsyi, Jamiyah Burdah, Jamiyah Yasin, Jamiyah Tahlil, Sarikat Kematian, PKK, Posyandu, Posbindu, Kelompok Arisan, Kelompok Tani dan lain sebagainya merupakan aset Desa yang bermanfaat untuk dijadikan media penyampaian informasi dalam setiap proses pembangunan Desa pada masyarakat.
- Keadaan Ekonomi
Desa Gambah Dalam Barat mempunyai Potensi ekonomi sangat besar, meskipun kondisi ekonomi masyarakat Desa Gambah Dalam Barat tidaklah sama, secara potensi ekonomi sebagian besar bergerak di sektor pertanian, UMKM, industri rumah tangga, pemerintahan, perdagangan, pertokoaan, dan lain-lain. Diharapkan kesemuanya bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Desa Gambah Dalam Barat dengan naiknya taraf pendapatan penduduk Desa Gambah Dalam Barat.
Pada umumnya jenis sarana ekonomi yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Desa Gambah Dalam Barat adala sektor pertanian dan perkebunan. Pada sektor ini semua lapisan masyarakat mempergunakan sebagai sumber penghasilan. Kekayaan Sumber Daya Alam yang ada di Desa Gambah Dalam Barat cukup mendukung, baik dari segi pengembangan ekonomi maupun sosial budaya. Desa Gambah Dalam Barat sebagaian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani.
- Mata Pencaharian
Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Gambah Dalam Barat adalah bergerak dibidang pertanian, hal ini disebabkan karena sudah menjadi turun menurun dari sejak dulu bahwa petani dan juga sangat meningkatnya tingkat pendidikan sehingga tidak ada punya pilihan lain selain bertani, berdasarkan data sebagai berikut:
- Petani : 268 Orang
- Buruh Tani : 9 Orang
- Pegawai Negeri Sipil : 36 Orang
- Pedagang Barang Kelontong : 55 Orang
- Peternak : 2 Orang
- Montir : 5 Orang
- Bidan Swasta : 1 Orang
- TNI : 2 Orang
- POLRI : 1 Orang
- Guru Swasta : 36 Orang
- Pedagang Keliling : 5 Orang
- Tukang Batu dan Kayu : 7 Orang
- Karyawan Perusahaan Pemerintah dan Swasta : 18 Orang
- Wiraswasta : 142 Orang
- Belum Bekerja : 189 Orang
- Pelajar : 253 Orang
- Ibu Rumah Tangga : 208 Orang
- Purnawirawan/Pensiunan : 13 Orang
- Perangkat Desa : 5 Orang
- Buruh Harian Lepas : 10 Orang
- Kontraktor : 1 Orang
- Pemilik Usaha Warung, Rumah Makan, dan Restoran : 21 Orang
- Sopir : 7 Orang
- Tukang Jahit : 2 Orang
- Karyawan Honorer : 17 Orang
- Pertanian
Melihat potensi lahan sawah yang lebih banyak maka wajar apabila lahan yang terluas adalah sawah dari jumlah wilayah 243 Ha, mayoritas penduduknya adalah petani, dengan mayoritas sawah tadah hujan. Oleh masyarakat pada umumnya adalah tanaman pangan yaitu padi. Selama musim tanam tahun 2018-2021 yang telah lalu di daerah ini menghasilkan produksi padi -+300 Ton dari luas lahan pertanian 243 Ha, beberapa tahun belakangan ini terjadi penurunan produksi padi dikarenakan terjadinya serangan hama dan penyakit pada lahan pertanian dibeberapa tempat di wilayah Desa Gambah Dalam Barat.
- Perindustrian
Salah satu yang menjadi ukuran majunya suatu wilayah adalah dengan tersedianya fasilitas perekonomian yang dapat mempermudah transaksi ekonomi masyarakat setiap saat, karena dengan semakin lengkapnya fasilitas ekonomi wilayah tentunya perekonomian daerah semakin cepat berkembang.
PERANGKAT DESA
| No | Nama | Jabatan | Pendidikan |
| 1 | HENDRA JAYA | SEKRETARIS DESA | SLTA |
| 2 | M. PADELI NAPARIN | KAUR UMUM & PERENCANAAN | S 1 |
| 3 | M. LAILY QADERI YANNOOR | KAUR KEUANGAN | S 1 |
| 4 | MUTIA FARIDHA | KASI PEMERINTAHAN | S 1 |
| 5 | NURUL HIDAYAH | KASI KESEJAHTERAAN & PELAYANAN | S 1 |
| No | Nama | Jabatan | Pendidikan |
| 1 | DARMA RIYADI | STAF DESA | DII |
| 2 | LALY RAHMAWATI | SAMPING DESA | S 1 |
| Nama | Jabatan |
| MAHMUD RIADI | Ketua RW.001 |
| RINTA KUMALASARI | Sekretaris RW.001 |
| BUNGA PUTRI WULANDARI | Bendahara RW.001 |
| SAHIR MUSSIR | Ketua RW.002 |
| RAHMAH | Sekretaris RW.002 |
| A. ABDI DRAJAT | Bendahara RW.002 |
| Nama | Jabatan |
| YUSRIANI | Ketua RT.001 |
| MASLIANI | Sekretaris RT.001 |
| MUHAMMAD HAIKAL FIRDAUS | Bendahara RT.001 |
| SAHLAN | Ketua RT.002 |
| WIWI WULANDARI | Sekretaris RT.002 |
| SALATIAH | Bendahara RT.002 |
| HERMANSYAH | Ketua RT.003 |
| JANIAH | Sekretaris RT.003 |
| SITI IRDAYANTI | Bendahara RT.003 |
| M. THAHA | Ketua RT.004 |
| BARKIAH | Sekretaris RT.004 |
| SARHANAH | Bendahara RT.004 |
| Nama | Jabatan |
| NURHAYATI | Ketua |
| AUDATUL RASMI | Wakil Ketua |
| RAHMI | Sekretaris |
| HENDERIATI | Bendahara |
| NOR EVINAWATI | Ketua Pokja I |
| RAHMITA A | Sekretaris Pokja I |
| MARIATUL | Wakil Ketua Pokja I |
| NORAIDA | Anggota Pokja I |
| MUTIA FARIDHA | Anggota Pokja I |
| NOOR AINAH | Ketua Pokja II |
| DEWI SUSANTI | Sekretaris Pokja II |
| YULIANITA | Wakil Ketua Pokja II |
| MEILISA | Anggota Pokja II |
| SRI HARDIYANTI | Anggota Pokja II |
| WARDAH | Ketua Pokja III |
| FATMA WATI NENGSIH | Sekretaris Pokja III |
| FATHUL JANNAH | Wakil Ketua Pokja III |
| HILMA NURLIANI | Anggota Pokja III |
| NURUL HIDAYAH | Anggota Pokja III |
| ELIS APRILLIANA | Ketua Pokja IV |
| EVA WARLIANTI | Sekretaris Pokja IV |
| RISNAWATI | Wakil Ketua Pokja IV |
| HANNA FITRIA | Anggota Pokja IV |
| WALIDAH | Anggota Pokja IV |
| Nama | Jabatan |
| FITRYA NOOR | Ketua |
| AKHMAD NAZARUDDIN A. | Wakil Ketua |
| ALI EFENDI NOOR | Sekretaris |
| RAHMAN JUMAIDI | Bendahara |
| M. AGUS SETIAWAN | Bidang Pendidikan dan Pelatihan |
| YOGI SUBAGYA | Bidang Usaha Kelompok Bersama |
| MAULANA | Bidang Olahraga dan Seni Budaya |
| ANDRI RAMADHANI | Bidang Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Kemitraan |
| FADLI | Bidang Kesejahteraan Sosial |
| M. ALFIANOOR | Bidang Kerohanian dan Pembinaan Mental |
| RIZKYAH | Bidang Kesejahteraan Sosial |
| M. IHSAN MAULANA | Bidang Kesejahteraan Sosial |
| Nama | Jabatan |
| SRI HARDIYANTI | Kader Posyandu Balita |
| RAHMITA A | Kader Posyandu Balita |
| FATHUL JANNAH | Kader Posyandu Balita |
| HANA FITRIA | Kader Posyandu Balita |
| HILMA NURLIANI | Kader Posyandu Balita |
| WARDAH | Kader Posyandu Balita |
| ASNIATUN | Kader Posyandu Balita |
| HENDERIATI | Kader Posyandu Balita |
| MASTINI | Kader Posyandu Balita |
| RISNAWATI | Kader Posyandu Balita |
| SITI HALIDAH | Kader Posyandu Lansia |
| EVA WARLIANTI | Kader Posyandu Lansia |
| WALIDAH | Kader Posyandu Lansia |
| RAHMI | Kader Posyandu Lansia |
| AUDATUL RASMI | Kader Posyandu Lansia |
| NORAIDA | Kader Posyandu Lansia |
| DEWI SUSANTI | Kader Posbindu |
| YULIANITA | Kader Posbindu |
| MEILISA | Kader Posbindu |
| MILANA SARI | Kader Posbindu |
| MARIATUL | Kader Posbindu |
| AUDATUL RASMI | Kader Desa Siaga |
| Nama | Jabatan |
| APANDI | Ketua |
| ARSYAD | Sekretaris |
| NORDIANSYAH | Bendahara |
| YUSRIANI | Anggota |
| SAHLAN | Anggota |
| HERMANSYAH | Anggota |
| M. THAHA | Anggota |
| DARMA RIYADI | Anggota |
| SYARWANI | Anggota |
| SYAMDANI | Anggota |
| MAHMUD RIADI | Anggota |
| SAHIR MUSSIR | Anggota |
| FITRYA NOOR | Anggota |
| ALI EFENDI NOOR | Anggota |
| NURHAYATI | Anggota |
| RAHMI | Anggota |
| EVA WARLIANTI | Anggota |